Looping

looping atau pengulangan berfungsi untuk mengulang, mengulang disini ialah menngunakan kembali proses yang sebelumnya dilakukan. C++ menyediakan beberapa fungsi pengulangan di antaranya: for, while, do while, while do dan gak salah ada beberapa lagi...

kali ini saya akan menjelaskan tentang looping dengan menggunakan FOR..

sebelumnya, untuk membuat koding kita harus mendeklarasikan variabel looping tersebut dimana variabel ini akan menampung nilai untuk looping.

contoh looping dengan menggunakan FOR:

...
...
void main(){

int loop; //variabel looping

for (loop=1;loop<=9;loop++) //kode baku for
{
cout<<"Saya Belajar Looping"< }
}

coding diatas akan menghasilkan tulisan "Saya Belajar Looping" sebanyak sembilan kali

penjelasan lengkap... klik link di bawah ini

[More]
Sintaks baku

IF ( kondisi ){
//... Pernyataan

}

atau bisa juga

IF ( kondisi ){
//... Pernyataan;

}
else
pernyataan;

selai itu bisa juga

IF ( kondisi ){
//... Pernyataan

}
else if( kondisi 2){
//Pernyataan;
}
else
//Pernyataan;

lebih banyak juga bisa...

kadang dalam penulisan konsional if suka dilupakan symbol "{" padahal symbol ini sangat penting, bisa kalian coba seandainya tidak symbol ini.. program bisa jalan namun jika ada penmabahan dan pernyataan semakin kompleks, program akan menjadi kacau...


Jadi alangkah baiknya pemakaian symbol "{" dan "}" di pke dalam setiap program yang menggunakan kondisional IF, agar menjadi biasa

sehingga bisa mengurangi kesalahan dalam membuat program.
[More]
Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories
mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson
sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming
Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya
menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling
populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya
standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang
diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai
mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil
pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap
evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

sumber : erlangga.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../TPT2-01-C%2B%2B.pdf

Sejarah C menuju C++
Posted by admin On March - 27 - 2009


Berbicara tentang C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya . C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa tingkat rendah (bahasa mesin) dan bahasa tingkat tinggi (mirip bahasa manusia). Seperti yang kita ketahui bahasa tingkat tinggi mempunyai kompatibilitas yang tinggi antara platform. Karena itu bisa dikatakan sangat mudah untuk membuat program pada berbagai jenis mesin. Berbeda halnya jika menggunakan bahasa tingkat rendah, sebab setiap perintah bergantung sekali pada jenis mesin itu sendiri.

Pencipta C adalah Brian W Kernighan dan Dennis M Ritchie sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program dalam bentuk sejumlah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembanga program. Program yang di tulis dengan menggunakan C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke mesin yang lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa C yaitu berupa standar ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh pembuat compiler C.

C++ diciptakan satu dekade setelah C. Diciptakan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1983. Bahasa ini bersifat kompatibel dengan bahasa pendahunya yaitu bahasa C. Pada mulanya C++ disebut dengan “a better C”. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada musim panas 1983. Adapun tanda C++ berasal dari nama operator penaikan (incremen) pada bahasa C.

C diambil sebagai landasan dari C++, keportabilitasan C yang memungkinkan diterapkan pada berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada berbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS, dan sebagainya).

Keistimewaan yang sangat berarti pada C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorientasi pada obyek atau yang sering disebut dengan PBO atau OOP (obyek oriented). Tetapi sekali lagi C++ hanyalah bahasa yang bersifat hibrid, bukan bahasa murni yang berorientasi obyek. Karena itu, pemrograman C pada tahap awal dapat berpindah jalur ke C++ setahap demi setahap. Library-library yang dibangun dengan C tetap dapat di pake pada C++, dibaurkan dengan program PBO.

Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. Kebanyakan pakar setuju bahwa PBO dan C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program yang besar yang terdiri dari lebih dari 10ribu baris. Jadi tidak ada salahnya anda belajar bahasa pemrograman C++ dari sekarang!

sumber : www.jurusan-tik.com
[More]